Fanfict Wano War Chapter 2


KEMUNCULAN JINBEI DAN ARMADA GILA TOPI JERAMI


4 hari yang lalu di perairan dunia baru...

"Bos! Sekarang kita mau kemana?" Tanya seorang kru.
"Entah lah. Aku sendiri merasa pusing. Lebih baik kita mencarip ulau terdekat dan berlabuh di sana." Jawab sang kapten, Bartolomeo.

Kita beruntung bisa selamat dari amukan yonkou Akagami, gara-gara membakar bendera mereka." Timpal pria berkacamata bernama Gambia.

"Yosh. Itu semua karena kekuatan Luffy senpai. Setelah anak buah Akagami-sama bernama Lucky Rox itu melihat bendera topi jerami d kapal kita, mereka langsung berhenti marah dan bertanya apa hubungan kita dengan Luffy senpai. Dan setelah aku jelaskan semuanya, mereka malah mengundang kita berpesta bersama. Hahahaha" jelas Bartolomeo.

" Wah... Begitu yah! Kami semakin memujamu Luffy senpai.."

Teriak kru berbarengan.
Saat tengah bersuka ria, tiba-tiba seorang kru yang bertugas
memantau keadaan berteriak.



'Bos! Bos! Ada orang yang mengambang di laut." Teriaknya.

" Hmmm.. apa katamu?" Sahut Bartolomeo.

Bartolomeo mendekati dek kapal-kapal bersama beberapa kru nya, lalu seorang kru melihat menggunakan teropong kecil.
'Bos! Itu manusia ikan." Serunya.

Apa? Mana ku lihat?" Sahut Bartolomeo.

Ketika melihat sosok manusia ikan itu adalah jinbei, Bartolomeo kaget bukan kepalang.

" -i-i-itu Sang ksatria laut Jinbei-oyabun.!" Teriak Bartolomeo.

'Apa????" Sahut kru bersamaan.

"Jinbei-oyabun adalah manusia ikan yang d selamatkan Luffy senpai dari impeldown dan bersama-sama mereka bertarung di MarineFord. Dia juga penyelamat Luffy senpai dan merelakan dirinya terkena serangan akainu demi melindungi Luffy senpai. Beruntung sekali. akhh.. Cepat tolong dia!" Seru Bartolomeo.

'Siap Bos!"
Sesaat kemudian jinbei di selamatkan oleh kelompok bajak laut Barto Club.
" Lukanya lumayan parah! Cepat dokter rawat dia!" Ucap Gambia.

Bos. Kalau tidak salah bukankah Jinbei."

" Dasar kurang ajar! Mana sopan santunmu? Dia adalah
pahlawan yang menyelamatkan Luffy senpai di perang besar MarineFord. Panggil dia jinbei-oyabun-sama." Bentak Bartolomeo.
" Siap Bos!" Sahut salah satu kru. " Bos menurut koran kemarin, bukankah Jinbei-oyabun-sama resmi bergabung dengan kelompok bajak laut topi jerami." Sambung si kru.
Barto seperti tersambar petir.
"Kau benar! Bagaimana aku melupakan hal itu.." air mata jatuh dr mata Bartolomeo.
" Rawat dia dengan baik, siapkan ruangan terbaik kita, hidangkan makanan terbaik untuknya. Ingat jinbei senpai adalah pahlawan yg telah menyelamatkan nyawa dan semangat Luffy senpai, selain itu dia juga sudah resmi menjadi bagian dari bajak laut topi jerami, aku sangat iri. Jadi kita harus melayaninya dgn sangat baik. Mengerti!"

Aye aye Bos!"

Beberapa jam kemudian...

Jinbei terjaga, matanya terbuka. Dia kaget ketika melihat dirinya di kelilingi orang2 asing yg tersenyum mengerikan padanya.

Jinbei senpail! Syukurlah kau sadar!" Seru Barto diikuti tangis histeris krunya.

'Siapa kalian? Ada di mana aku?" Tanya jinbei lemas.

"Aaakhh. jinbei senpai. Lebih baik kau jangan menggerakkan badanmu dulu. Kau masih terluka." Cegah Barto.

"Siapa kau?"

" Jinbei senpai. Izinkan aku memperkenalkan diri. Aku adalah Bartolomeo dan ini adalah kru ku, kami adalah bajak laut BartoClub. Dan kami adalah anak buah dari bajak laut topi jerami, Salam kenal."

Jinbei terkejut.

" Kalian anak buah Luffy? Aku tidak tau kalau Luffy mengambil bajak laut lain sebagai anak buahnya. " Ucap jinbei.

"Hehehe.. Sebenarnya dia tidak mengambil kami sebagai anak buahnya tapi kami yang memaksanya menerima kami." Ucap Barto sambil tersipu malu.

Jinbei memasang wajah tak percaya.

" Aku sudah terlalu lama disini. Izinkan aku keluar." Tukas Jinbei sebari berdiri dari ranjang. Barto dan kru nya mencoba mencegah Jinbei namun gagal
Jinbei keluar dr ruangan dan berjalan di dek kapal, betapa terkejutnya dia melihat desain kapal yg ia naiki sangat2 miripp dengan ciri khas kru topi jerami.

'Apa-apaan kapal ini?" Gumam jinbei sambil melihat-lihat betapa anehnya kapal yg ia naiki.
"Oh. Jinbei senpai. Kau pasti sangat terkesan dengan desain kapal kami. Perkenalkan kapal Barto club, Mister Going Luffy senpai!!" Seru Barto diikuti tepuk tangan kru nya.
Sekarang aku percaya kalau kalian anak buah Luffy." Ucap jinbei dalam hati.
Ngomong2 jinbei senpai. Kenapa kau bisa terombang-ambing dilautan? Dan dari mana luka yang kau dapat itu?" Tanya Barto.

Jinbei menjelaskan tentang peristiwa whole cake island. Dari mulai percobaan pengkhianatan sanji sampai rencana pembunuhan big mom yg gagal. Selanjutnya jinbei juga menjelaskan, jika dia memilih tinggal bersama kru nya agar Luffy dan yang lain bsa kabur dari wilayah big mom. Meski akhirnya Jinbei dan kru bajak laut matahari berhadapan langsung dengan Big mom, jinbei sukses menyelamatkan semua kru nya dr bigmom namun sayang jinbei terkena serangan kuat big mom lalu terpisah dari kru nya dan terombang-ambing di lautan sampai ditemukan Barto.

" Hikz.... Hikz... Jinbei senpai memang pahlawan sejati. Kau tinggal di belakang demi membiarkan Luffy senpai kabur, aku harap suatu hari nanti aku juga bisa melakukan hal itu utk Luffy senpai dan yang lainnya."
Tangis Barto dan seluruh krunya setelah mendengar cerita jinbei. Kalau kalian mengerti. Tolong izinkan aku pergi menemui Luffy.
Aku sudah berjanji apapun yang terjadi aku akan datang
menemui nya." Tukas Jinbei.

" Memangnya kau tau di mana Luffy senpai berada jinbei
senpai? Tanya Gambia. Jinbei terdiam, pikirannya memutar flashback dimana Luffy mengatakan akan menunggu nya diwano.
" Di negeri wano. Luffy dan yang lainnya menungguku disana!". Tegas Jinbei.
"Kalau begitu jinbei senpai. Izinkan kami mengantarkan mu ke wano." Sahut Barto.

Apa kalian tau arah menuju wano? Dari tadi aku tak melawan navigator disini."
"Kami memang tak punya navigator." Jawab kru Barto dengan bangga.

'Kenapa kalian mengatakan nya dengan bangga?" Jinbei
memasang wajah heran.

"Tapi kami punya ini." Tunjuk Bartolomeo pada sebuah wadah berlapis kaca yg diisi secarik kertas. "Vivre card Luffy senpai!".

Jinbei lagi2 terkejut.

"Mereka bahkan punya Vivre card Luffy." Gumamnya. "Baiklah antarkan aku ke wano. Aku mengandalkan kalian!" Seru jinbei.

Bartolomeo kembali syok, kilat lagi2 menyambarnya.
" Jinbei senpai mengandalkan ku. Untuk ketiga kalinya, teman Luffy senpai mengandalkan ku. Aku-aku benar-benar bersyukur sudah berlayar ke lautan." Seru Barto diikuti sorak Sorai kru-nya.

Jinbei memasang wajah bingung.
Baiklah semua. Ayo kita antarkan jinbei senpai ke wano meski nyawa taruhannya.!" Seru Barto.
" Yoooo..." Sahut para kru.

'Ngomong2 jinbei senpai. Apa yang Luffy senpai lakukan diwano? Apa dia mau menghancurkan tempat kaido seperti yg diberitakan d koran?" Tanya Barto.

"Bukan hanya itu. Luffy akan berperang melawan kaido. Jadi aku harus cepat sampai disana utk membantu nya, Luffy akan butuh bantuan dr semua yg bsa d dapatkan." Terang jinbei.

" Begitu yah. Seperti yang di harapkan dari Luffy senpai. Baiklah saatnya memanggil semuanya." Ucap Barto. Jinbei heran." Apa maksudmu?"

"Kami bukan satu-satunya anak buah Luffy senpai. Ada 6 lagi kelompok yg sama dengan kami. Total jumlah kami ada 5000 pasukan yang siap mengorbankan jiwa dan raga demi Luffy senpai." Ucap Barto sambil tersenyum.
"Yosh semuanya. Siapkan Denden Mushi. Kita akan memanggil bantuan!" Lanjutnya.

6 Denden Mushi disiapkan.

Peye.... Peyep.. Peyep... Gotcha'

"Halo! Ini dengan cavendish si tampan"
'Halo! Ini Don sai."
'Halo! Ini ideo."
"Halo! Ini Leo."
'Halo! Disini Hajrudin"
"Halo! Orlombus slap melayani."

Halo saudara2 ku. Aku Bartolomeo ketua fansclub kelompok topi jerami. Aku memanggil kalian utk situasi darurat. Secepat nya berlayarlah ke negeri wano. Luffy senpai membutuhkan bantuan kita. Bawalah pasukan, senjata ,dan semua keberanian kalian, kita akan berperang melawan yonkou Kaido." Jelas Bartolomeo.
Situasi hening sejenak, ekspresi dari den den Mushi menunjukan mereka kaget.
"Tak akan ada yg mau berperang melawan seorang yonkou. Mereka sudah pasti menolak" gumam jinbei.

Tunggu sebentar Bartolomeo! Maksud mu si topi jerami,
merencanakan utk mengalahkan yonkou tanpa diriku? Kurangajar! Dia pasti mau mengambil sorotan dari dunia." Bentak cavendish.

" Woy woy Bartolomeo. Kenapa si topi jerami bertingkah
seenaknya begitu?? Apa dia lupa kalau kita sudah bertukar cawan ayah dan anak bersama. Lihat saja akan ku hajar dia saat bertemu nanti" hardik Sai. " Sabar kakak!" Timpal Bo.

"Yonkou, Kaido. Sepertinya lebih berat dari Doflamingo. Ini tantangan besar. Kami segera berlayar" timpal ideo.
'Dimana pun kapanpun bos membutuhkan kami. Kami akan segera datang membantu. Aku Leo kapten divisi kelima armada Topi jerami akan segera memimpin pasukan menuju wano." Sahut Leo bersemangat.
'Gyagyagyagya.... Begitulah bos kami. Pertama mengacak-acak istana big mom dan sekarang berperang melawan kaido. Aku sudah tak sabar menunjukan peningkatan kekuatanku padanya. Ucap Hajrudin.
"Yosh. aku orlumbus bersiap menuju wano."

Jinbei terkejut dia tak percaya kalau orang-orang ini tak takut sedikitpun pada kaido.

"Luffy mendapatkan orang-orang gila sebagai anak buahnya. Hahahaha.... Kurasa anak buah benar-benar mencerminkan kaptennya. Huh Luffy? Kesetiaan dan keberanian mereka adalah sesuatu yang tak bisa di dapat bahkan oleh seorang kaisar laut sekali pun. Kau memiliki anak buah yang mirip dengan shirohige oyasan." Ucap jinbei dalam hati.
'Yosh semuanya! Mari kita menggila di wano." Seru Bartolomeo.

Di Suatu perairan dunia baru.

"Cepat Suleiman kita hatus segera menuju wano. Aku tak boleh ketinggalan. Kurang ajar kau Topi jerami!" Gerutu cavendish.

Kenapa kau marah2 begitu?" Tanya Suleiman heran.

Si topi jerami itu mencoba mencuri perhatian dunia lagi dengan rencananya menggulingkan kaido. Aku sudah ketinggalan aksi saat dia mengacak-acak Whole cake island. Kali ini tak akan ku biarkan dia sendiri yg jadi bintang. Harusnya akulah yg jadi populer, bayangkan saja. Cavendish si tampan membantu topi jerami mengalahkan seorang yonkou. Aaakhh. pasti semua
wartawan akan mewawancaraiku, aku akan lebih populer lagi. Hahahahaha" omel cavendish, tanpa di sadari Suleiman sudah menghilang. "Suleiman dimana kau? Dasar anak buah kurang ajar." Lanjut nya.

Negara Wano

Bo! Persiapkan pasukan dan kapal juga persediaan makanan. Kita berlayar nanti pagi." Seru sai.
"Siap kakak! Bagaimana dengan paduka raja? Apa kakak sudah meminta izin?" Sahut Bo.
" lya aku sudah mengajukan pengunduran diri ku sejak kembali dari dressrosa. Aku memutuskan untuk menjadi bajak laut dan hidup bebas di lautan."

'Sayang." Panggil Baby 5.
"Oh. Istriku. Ada apa?"
"Kau mau kemana? Apa kau tak mau mengajakku?"
"Ehmm... Aku... Aku..."

Jangan coba-coba bohong. Aku tau kau mau ikut berperang melawan kaido, kan? Aku akan ikut."
Tapi. Kau kan wanita mana mungkin..."

"Diam! Aku memang wanita tapi aku sudah pengalaman dalam berperang dan aku yakin aku pasti berguna.

" lya baiklah. Bo! Kau disini saja."
" Tidak kakak! Aku juga ikut."
"Kenapa?"
"Sebenarnya ini perintah kakek. Kalau Aku harus
mendampingimu. Lagi pula aku tak ingin kalah dengan yang lain."
" Huh! Baiklah-baiklah. Kita harus bersiap-siap." Tukas sai. "
Tunggu aku topi jerami, aku dan pasukan happosui akan
membantumu." Ucapnya dalam hati..
Begitulah awal dari pergerakan armada besar topi jerami menuju wano. Bantuan besar yang tak di sangka oleh siapapun akan tiba di saat-saat mendesak.



To be continued..

-Penulis & Pengarang ; Agung (Lord Buggyjiro)
-Editor & Penerbit ; Iim Ibrahim
Jangan Lupa Kunjungi, dan gabung bersama Komunitas kali dengan cara Klik Link Dibawah Ini

Instagram OPH
Group Whatsapp OPH
Group Facebook OPH

Langsung saja di Klik jangan ragu ragu 😀👍 Terimakasih