Ibu Kota Bunga Membara ; Zorojuro VS Kyoshiro
Kelompok Luffy sdh berkumpul dengan kelompok Law, mereka bergerak menuju jalan rahasia yg terdapat d pantai Udon dekat dermaga Ular. Jalan rahasia itu berada di sebuah gua terjal dan menuju langsung ke onigashima melewati bawah laut. Drake mengetahui jalan ini berkat kemampuannya menyelidik.
" Hebat! Bagaimana kau bisa menemukan jalan tersembunyi ini?" Seru Luffy.
"Suatu hari aku tak sengaja menemukan tempat ini saat sedang mempelajari bintang di negeri wano." Jawab Drake.
" Mempelajari bintang?? Apa asyik nya?" Ucap Luffy.
" Wow keren! Jangan-jangan kau seorang astrofisika yah, Drake san? Timpal Chopper kagum.
"Bisa d bilang begitu. Astrofisika adalah hobi ku sejak kecil."
Sementara itu Nami berbincang dengan Law
" Hey Torao Kun! Bagaimana dengan pengkhianat nya apa sudah di atasi? Bisik Nami.
" Aku sudah menyerahkan nya pada Nico-ya. Dia pasti bisa menyelesaikan nya." Jawab Law.
Di tempat lain, pasukan yang di pimpin kinemon sudah hampir mencapai ibu kota Bunga.
* Momonosuke sama! Apa anda lelah? Biarkan aku
menggendongmu." Ucap Raizo.
" Tidak Raizo. Aku baik-baik saja. Aku seorang samurai dari Negeri Wano aku tidak akan lelah karena berjalan. Lagi pula semua orang sudah bersemangat. Aku tak boleh kalah." Jawab Momonosuke.
"Begitu yah. Baiklah!" Sahut Raizo.
Tiba-tiba saja.
"Maaf! Aku permisi ke belakang sebentar." Ucap Robin.
" Baiklah! Kita semua beristirahat sejenak sambil menunggu Orobi kembali." Tegas kinemon.
Di dalam Hutan.
"Sepertinya kau sedang ada urusan pribadi yah?, Shinobu san!" Sapa Robin.
Shinobu kaget sampai terjatuh dari pohon.
"Aduh... Oh O Robi aku kira siapa. Kaget aku." Ucap Shinobu.
" Kenapa kau ada disini? Bukankah kinemon memintamu
mengintai situasi di ibu kota?"
"A-a-aku kemari mau memberi laporan pada kin sama."
'Benarkan?? Lalu siapa orang yang ada di belakang pohon itu?"
'Sial ketahuan!" Ucap seseorang yang bersembunyi.
Krosak!!
Orang itu akhirnya menampakan diri, dia ternyata anak buah kaido, seorang gifter pemakan Smile Kelelawar bernama Batman.
" Bodoh! Kenapa kau keluar? Semua jadi ketahuan." Teriak Shinobu.
"Sudah tak penting, Lagi pula dia hanya seorang geisha Aku bisa membunuhnya."
" Cien fluere." Robin menggunakan jurusnya. Dua pasang tangan tiba2 muncul di tubuh dan kepala Batman. Shinobu dan Batman terkejut. Lalu " Clutch"
Truk suara patah tulang terdengar.
" Argh..." Shinobu berteriak. Kunoichi gendut itu mencoba
melarikan diri, namun Robin dengan kekuatannya berhasil menangkap shinobu,
"Kau tak bisa kabur. Shinobu san."
Tiba2 rombongan Kinemon muncul di lokasi.
"Ada apa ini?" Tanya kiku.
"Oh syukurlah kiku, Kin sama. Tolong aku. Wanita ini adalah
mata2 orochi. Dan dia mencoba membunuhku." Tuduh shinobu.
" Apa?? Tidak mungkin. O Robi adalah temannya Luffytaro dan.
Dia tak mungkin berkhianat. " Bela Kiku.
"Kiku apa kau akan mempercayai wanita yang baru kau temui
beberapa hari lalu ini atau teman lama mu seperti aku?"
Kin sama! Bagaimana ini?" Tanya kiku.
Shinobu terlihat senang melihat keraguan dalam wajah kinemon .
Namun tiba-tiba...
Slash
Sebuah tebasan katana menebas tubuh gempal shinobu.
Arghh." Jerit shinobu. Semua kaget ternyata ashura douji
pelakunya.
'Ashura san!" Panggil Kiku.
'Apa yang kau lakukan kinemon? Sudah jelas kunoichi itu
berbohong." Bentak Ashura. " Aku mengenali pembohong dari caranya bicara." Sambungnya.
"Tapi kenapa kau membunuhnya?" Tanya Kinemon panik.
Tenang! Aku tak mengenai organ vital nya, dia hanya pingsan." Jawab Ashura santai.
"Terima kasih shutenmaru san." Ucap Robin.
"Akulah yang harus berterimakasih. Tanpa mu kita tak akan pernah tau soal tikus pengkhianat ini."
" Torao Kun dan Drake Kun yang memberitahu pada ku tentang shinobu san."
" Jika dilihat lagi memang sangat masuk akal kalau shinobu adalah pengkhianat. Saat pertama kali kami muncul di wano setelah 20 tahun, aku langsung menemui shinobu san dan meminta bantuannya. Aku tak menyangka kalau dia sudah berkhianat pada klan kozuki" Jelas Kiku.
" Kau benar Kiku Chan. Shinobu lah yang memberikan info pada Jack tentang kembalinya kalian ke wano setelah 20tahun lalu, dia juga menggunakan vivre card yg d berikan pasukan kaido utk d selipkan di baju raizo. Begitulah mereka bisa menemukan pulau zou, namun nampaknya vivre card itu jatuh dr baju raizo tepat saat raizo sampai di zou itu yang membuat Jack tak bsa
menemukan lokasi raizo saat tiba di zou. Dia juga yang
memberikan semua informasi tentang aliansi dan rencana kita pada orochi. Itulah kenapa orochi bisa selangkah di depan kita utk memainkan strategi." Terang Robin.
"Ciih. Aku tak menyangka salah satu dari kita bsa berkhianat." Umpat Nekomamushi.
snuf.. snuf..
Inuarashi meraskan sesuatu.
Woy neko! Ada seseorang yang masih bersembunyi." Ucap
Inuarashi
"Kau benar inu!." Sahut nekomamushi.
"Celaka posisiku sudah ketahuan. Aku harus kabur!" Gumam si penyusup.
Krosak...Dubrak.. uuut..."
Si penyusup ternyata gifter pemakan Smile jenis elang. Dia langsung terbang meninggalkan lokasi. Inuarashi, nekomamushi, dan yang lain mencoba mengejar.
Slash
Sebuah tebasan katana menebas tubuh gempal shinobu.
Arghh." Jerit shinobu. Semua kaget ternyata ashura douji
pelakunya.
'Ashura san!" Panggil Kiku.
'Apa yang kau lakukan kinemon? Sudah jelas kunoichi itu
berbohong." Bentak Ashura. " Aku mengenali pembohong dari caranya bicara." Sambungnya.
"Tapi kenapa kau membunuhnya?" Tanya Kinemon panik.
Tenang! Aku tak mengenai organ vital nya, dia hanya pingsan." Jawab Ashura santai.
"Terima kasih shutenmaru san." Ucap Robin.
"Akulah yang harus berterimakasih. Tanpa mu kita tak akan pernah tau soal tikus pengkhianat ini."
" Torao Kun dan Drake Kun yang memberitahu pada ku tentang shinobu san."
" Jika dilihat lagi memang sangat masuk akal kalau shinobu adalah pengkhianat. Saat pertama kali kami muncul di wano setelah 20 tahun, aku langsung menemui shinobu san dan meminta bantuannya. Aku tak menyangka kalau dia sudah berkhianat pada klan kozuki" Jelas Kiku.
" Kau benar Kiku Chan. Shinobu lah yang memberikan info pada Jack tentang kembalinya kalian ke wano setelah 20tahun lalu, dia juga menggunakan vivre card yg d berikan pasukan kaido utk d selipkan di baju raizo. Begitulah mereka bisa menemukan pulau zou, namun nampaknya vivre card itu jatuh dr baju raizo tepat saat raizo sampai di zou itu yang membuat Jack tak bsa
menemukan lokasi raizo saat tiba di zou. Dia juga yang
memberikan semua informasi tentang aliansi dan rencana kita pada orochi. Itulah kenapa orochi bisa selangkah di depan kita utk memainkan strategi." Terang Robin.
"Ciih. Aku tak menyangka salah satu dari kita bsa berkhianat." Umpat Nekomamushi.
snuf.. snuf..
Inuarashi meraskan sesuatu.
Woy neko! Ada seseorang yang masih bersembunyi." Ucap
Inuarashi
"Kau benar inu!." Sahut nekomamushi.
"Celaka posisiku sudah ketahuan. Aku harus kabur!" Gumam si penyusup.
Krosak...Dubrak.. uuut..."
Si penyusup ternyata gifter pemakan Smile jenis elang. Dia langsung terbang meninggalkan lokasi. Inuarashi, nekomamushi, dan yang lain mencoba mengejar.
"Jangan di kejar! Biarkan dia pergi." Larang Robin.
Apa? Kenapa? Jika di biarkan kabur dia akan melaporkan
semua pada Orochi." Tanya Kiku.
Karena rencana ini harus bocor ke telinga kaido dan orochi jika jika ingin berhasil. Lagipula kita harus segera sampai di ibu kota bunga." Jelas Robin.
" Celaka.. Celaka..!" Teriak Raizo.
" Ada apa Raizo? Apa momonosuke sama baik-baik saja?" Sahut kinemon panik.
Momonosuke sama baik-baik saja. Tapi Zoro juro. Dia
menghilang!" Jelas Raizo.
" Eeeehhh!" Seru para samurai berbarengan.
"Apa dia di culik? " Tanya Ashura.
"Aku tidak tau. Tadi saat kalian pergi mengikuti asal suara Zorojuro bilang dia akan menunggu di dekat pohon di depan sana. Sekejap aku berpaling dari dia tau-tau dia sudah tidak ada."
Terang Raizo.
" Hahahaha.." Robin tertawa kecil. " Sudah biarkan saja Zoro. Dia pasti baik-baik saja. Kita lanjutkan perjalanan ke ibu kota. Sudah tak banyak waktu tersisa." Lanjut Robin.
Kinemon dan yang lain pun menuruti ucapan Robin dan
melanjutkan perjalan ke ibu kota bunga.
Sementara itu di tengah hutan.
"Apa-apaan ini? Kenapa mereka lama sekali? Apa jangan-jangan mereka tersesat? Dasar bikin susah saja." Gerutu Zoro. " Yosh.
Sebaiknya aku pergi duluan saja. Mungkin mereka akan
menyusul." Ucapnya sambil terus berjalan ke dalam hutan.
Di lbu kota Bunga.
Malam itu suasana sepi sekali, hanya suara kodok dan jangkrik yang terdengar di tengah kota yang biasa ramai itu.
Di dalam kastil Shogun.
" Tuan Kyoshiro! Petugas patroli sudah kembali."
" Huh? Lama sekali! Cepat suruh mereka kemari!" Tegas
Kyoshiro.
Munculah dua orang samurai yang melaporkan tentang keadaan ibu kota bunga yang kosong seperti kota mati. Tak ada satu pun orang di dalam rumah. Entah kemana mereka semua pergi tanpa di ketahui para penjaga patroli.
"Hyahyahya.... Sepertinya sudah di mulai yah! Sembilan sarung pedang oden!" Gumam Kyoshiro. " Persiapkan pasukan! Suruh mereka berkeliling kota tingkatkan keamanan istana. Kita akan kedatangan tamu istimewa." Lanjutnya.
Kelompok kinemon sudah tiba di depan pintu masuk bagian barat ibu kota Bunga. Mereka melihat petugas patroli berjaga di depan pintu masuk.
'Ada penjaga di depan pintu masuk!" Ucap Inuarashi.
'Tapi jumlah mereka tidak biasa. Kyoshiro pasti sudah
mengantisipasi serangan kita." Tambah Ashura.
" Fufu.. kalau hanya segitu kita bisa memaksa masuk. Tak akan butuh waktu lama." Timpal kawamatsu.
" Tidak! Jangan dulu kawamatsu. Kita harus menunggu laporan Raizo. Apa kota benar2 sudah kosong atau tidak. Kita tak mau mencelakakan warga sipil." Cegah kinemon.
Tak lama kemudian.
"Kinemon!" Seru Raizo.
Bagaimana keadaan kota? Tanya Kinemon.
"Penduduk nampaknya sudah d ungsikan. Hanya ada para samurai dan ninja Shogun di sana."
"Baiklah! Kita bersiap."
Para samurai berpencar, mereka mengepung wilayah ibu kota dan masuk melewati 4 pintu sesuai arah mata angin.
Pasukan utara, di pimpin ashura douji. Pasukan selatan, dipimpin Kawamatsu. Pasukan timur, di pimpin Kinemon. Dan pasukan Barat, di pimpin Nekomamushi dan inuarashi. Sementara itu Robin, momonosuke dan Raizo bertugas menyusup ke kastil Shogun dan mencuri salinan Road poneglip.
" Huh? Lama sekali! Cepat suruh mereka kemari!" Tegas
Kyoshiro.
Munculah dua orang samurai yang melaporkan tentang keadaan ibu kota bunga yang kosong seperti kota mati. Tak ada satu pun orang di dalam rumah. Entah kemana mereka semua pergi tanpa di ketahui para penjaga patroli.
"Hyahyahya.... Sepertinya sudah di mulai yah! Sembilan sarung pedang oden!" Gumam Kyoshiro. " Persiapkan pasukan! Suruh mereka berkeliling kota tingkatkan keamanan istana. Kita akan kedatangan tamu istimewa." Lanjutnya.
Kelompok kinemon sudah tiba di depan pintu masuk bagian barat ibu kota Bunga. Mereka melihat petugas patroli berjaga di depan pintu masuk.
'Ada penjaga di depan pintu masuk!" Ucap Inuarashi.
'Tapi jumlah mereka tidak biasa. Kyoshiro pasti sudah
mengantisipasi serangan kita." Tambah Ashura.
" Fufu.. kalau hanya segitu kita bisa memaksa masuk. Tak akan butuh waktu lama." Timpal kawamatsu.
" Tidak! Jangan dulu kawamatsu. Kita harus menunggu laporan Raizo. Apa kota benar2 sudah kosong atau tidak. Kita tak mau mencelakakan warga sipil." Cegah kinemon.
Tak lama kemudian.
"Kinemon!" Seru Raizo.
Bagaimana keadaan kota? Tanya Kinemon.
"Penduduk nampaknya sudah d ungsikan. Hanya ada para samurai dan ninja Shogun di sana."
"Baiklah! Kita bersiap."
Para samurai berpencar, mereka mengepung wilayah ibu kota dan masuk melewati 4 pintu sesuai arah mata angin.
Pasukan utara, di pimpin ashura douji. Pasukan selatan, dipimpin Kawamatsu. Pasukan timur, di pimpin Kinemon. Dan pasukan Barat, di pimpin Nekomamushi dan inuarashi. Sementara itu Robin, momonosuke dan Raizo bertugas menyusup ke kastil Shogun dan mencuri salinan Road poneglip.
"Serang!" Seru Kinemon, Kanjuro, Ashura,kawamatsu, inuarashi dan nekomamushi secara bersamaan.
Hiyaaaaa..." Sahut para samurai yang langsung menerjang
gerbang masuk kota.
"Demi harapan Tuan oden! Demi negeri wano! Ayo serang!"
Teriak Kawamatsu.
"Awas! Mereka datang! Para samurai klan kozuki menyerang" Seru penjaga gerbang
Hiyaaaaa..." Sahut para samurai yang langsung menerjang
gerbang masuk kota.
"Demi harapan Tuan oden! Demi negeri wano! Ayo serang!"
Teriak Kawamatsu.
"Awas! Mereka datang! Para samurai klan kozuki menyerang" Seru penjaga gerbang
Kericuhan pun terjadi. Para samurai oden yg sangat bersemangat dengan mudah menerobos pintu masuk dan segera menyerang menuju kastil Shogun.
" Lapor tuan Kyoshiro! Mereka sudah menerobos gerbang. Dan segera akan kemari."
" Hyahyahya... Biarkan mereka datang! Aku akan memenggal kepala para pemberontak itu." Ucap Kyoshiro.
Trang... Trang... Suuut.... Jleb..
Suara adu pedang terdengar di setiap sudut ibu kota,
memecahkan keheningan kota malam itu.
Sementara itu tepat di luar pintu masuk sebelah Utara. Zoro yang berjalan mendengar keributan.
" Ah.. ada keributan apa disana? Apa jangan2 itu arah ke ibu kota bunga?" umamnya.
" Lapor tuan Kyoshiro! Mereka sudah menerobos gerbang. Dan segera akan kemari."
" Hyahyahya... Biarkan mereka datang! Aku akan memenggal kepala para pemberontak itu." Ucap Kyoshiro.
Trang... Trang... Suuut.... Jleb..
Suara adu pedang terdengar di setiap sudut ibu kota,
memecahkan keheningan kota malam itu.
Sementara itu tepat di luar pintu masuk sebelah Utara. Zoro yang berjalan mendengar keributan.
" Ah.. ada keributan apa disana? Apa jangan2 itu arah ke ibu kota bunga?" umamnya.
Di dalam kastil Shogun.
Robin, Raizo, dan momonosuke berhasil menyusup ke dalam istana tanpa ketahuan.
"O Robi! Apa kau tau jalannya dari sini?" Tanya Raizo
" lya. Aku sudah tau. Terima kasih atas bantuannya Raizo."
Jawab Robin.
Tiba2 dari arah belakang, sebuah shuriken melayang ke arah momonosuke. Beruntung Raizo mampu menghalaunya.
"Siapa kau?" Tanya Raizo.
"Hahahaha. Raizo si kabut. Sudah lama tak bertemu." Ucap
seorang ninja.
"Kau." Sahut Raizo.
"Aku akan membunuh bocah momonosuke itu."
"Langkahi dulu mayatku."
"O Robi! Apa kau tau jalannya dari sini?" Tanya Raizo
" lya. Aku sudah tau. Terima kasih atas bantuannya Raizo."
Jawab Robin.
Tiba2 dari arah belakang, sebuah shuriken melayang ke arah momonosuke. Beruntung Raizo mampu menghalaunya.
"Siapa kau?" Tanya Raizo.
"Hahahaha. Raizo si kabut. Sudah lama tak bertemu." Ucap
seorang ninja.
"Kau." Sahut Raizo.
"Aku akan membunuh bocah momonosuke itu."
"Langkahi dulu mayatku."
Trang.. Trang.'
Adu shuriken antara dua ninja terjadi. Raizo meminta Robin menjaga momonosuke selagi dia melawan ninja pembunuh itu.
"Ayo Momo Chan. Jalannya ke arah sini." Ucap Robin
Tiba2 sebuah sabetan pedang menyerang Robin dari depan, beruntung Robin punya refleks yang bagus dan mampu menghindar.
"Hyahyahya... Kenapa tidak kau tinggal kan bocah itu disini
nona?" Ucap seorang samurai.
" Kyoshiro si tukang tidur." Gumam Robin. " Aku takkan
menyerahkan Momonosuke padamu." Tegasnya.
"Kalau begitu. Aku harus membunuhmu dulu. Hiyaaaa.."
Secepat kilat gerakan Kyoshiro menyerang Robin, Robin sudah bersiap.
'Trang
Pedang Kyoshiro beradu dengan pedang orang lain.
"Huh?" Kyoshiro terkejut.
'Zoro!"' Seru Robin.
"Zorojuro!" Ucap momonosuke.
Maaf teman sepertinya kita punya masalah yg belum selesai."
Tukas Zoro sambil tersenyum.
" Kau zorojuro si penebas. Orang yang membawa komurasaki waktu itu."
"Oh.. rupanya kau masih mengenalku. Jadi aku tak perlu susah payah mengenalkan diri."
Adu shuriken antara dua ninja terjadi. Raizo meminta Robin menjaga momonosuke selagi dia melawan ninja pembunuh itu.
"Ayo Momo Chan. Jalannya ke arah sini." Ucap Robin
Tiba2 sebuah sabetan pedang menyerang Robin dari depan, beruntung Robin punya refleks yang bagus dan mampu menghindar.
"Hyahyahya... Kenapa tidak kau tinggal kan bocah itu disini
nona?" Ucap seorang samurai.
" Kyoshiro si tukang tidur." Gumam Robin. " Aku takkan
menyerahkan Momonosuke padamu." Tegasnya.
"Kalau begitu. Aku harus membunuhmu dulu. Hiyaaaa.."
Secepat kilat gerakan Kyoshiro menyerang Robin, Robin sudah bersiap.
'Trang
Pedang Kyoshiro beradu dengan pedang orang lain.
"Huh?" Kyoshiro terkejut.
'Zoro!"' Seru Robin.
"Zorojuro!" Ucap momonosuke.
Maaf teman sepertinya kita punya masalah yg belum selesai."
Tukas Zoro sambil tersenyum.
" Kau zorojuro si penebas. Orang yang membawa komurasaki waktu itu."
"Oh.. rupanya kau masih mengenalku. Jadi aku tak perlu susah payah mengenalkan diri."
Apa kau juga melindungi bocah itu?"
" Tidak juga. Aku sedang mencari Shogun. Tapi kulihat dia
sedang tak ada d istana. Mungkin jika aku memenggal kepala peliharaan kesayangannya dia akan muncul." Ancam zoro.
Perlahan aura membunuh zoro keluar yang bahkan bsa d rasakan Robin, Momonosuke dan Kyoshiro.
"Orang ini! Dia beraura iblis. Siapa dia?" Bisik Kyoshiro dalam hati.
"Robin, Momo! Cepat pergi dari sini, jika kalian tak mau terluka."
'Ba-baik zorojuro. O Robi ayo pergi" Sahut Momonosuke.
Robin dan Momonosuke pergi meninggalkan Zoro yang sedang berhadapan dengan Kyoshiro. Mereka langsung menuju ruang rahasia Shogun.
Trang... Trang.... Wusss... Slab...
Suara adu pedang Zoro dan Kyoshiro membuat istana Shogun bergetar. Para penjaga pun sampai ketakutan.
"Ada apa ini? Kenapa langit2 dan lantainya bergetar?' Tanya seorang samurai.
"Tuan Kyoshiro sedang bertarung dengan zorojuro si penebas, Ayo tinggalkan kastill"' Seru temannya.
" Tidak juga. Aku sedang mencari Shogun. Tapi kulihat dia
sedang tak ada d istana. Mungkin jika aku memenggal kepala peliharaan kesayangannya dia akan muncul." Ancam zoro.
Perlahan aura membunuh zoro keluar yang bahkan bsa d rasakan Robin, Momonosuke dan Kyoshiro.
"Orang ini! Dia beraura iblis. Siapa dia?" Bisik Kyoshiro dalam hati.
"Robin, Momo! Cepat pergi dari sini, jika kalian tak mau terluka."
'Ba-baik zorojuro. O Robi ayo pergi" Sahut Momonosuke.
Robin dan Momonosuke pergi meninggalkan Zoro yang sedang berhadapan dengan Kyoshiro. Mereka langsung menuju ruang rahasia Shogun.
Trang... Trang.... Wusss... Slab...
Suara adu pedang Zoro dan Kyoshiro membuat istana Shogun bergetar. Para penjaga pun sampai ketakutan.
"Ada apa ini? Kenapa langit2 dan lantainya bergetar?' Tanya seorang samurai.
"Tuan Kyoshiro sedang bertarung dengan zorojuro si penebas, Ayo tinggalkan kastill"' Seru temannya.
Di luar kastil.
Kinemon dan kanjuro menjadi yang pertama sampai di kastil.
" Kanjuro ada apa ini? Kenapa kastilnya bergetar?" Tanya
Kinemon.
"Entahlah. Tapi lihat para penjaga berlarian keluar." Jawab
Kanjuro.
" Kanjuro ada apa ini? Kenapa kastilnya bergetar?" Tanya
Kinemon.
"Entahlah. Tapi lihat para penjaga berlarian keluar." Jawab
Kanjuro.
'Slash'
'Arghh.."
'Arghh.."
Ashura douji menebas seorang penjaga yang hendak menebas kinemon dari belakang.
"Terima kasih ashura." Ucap kinemon.
" lya. Kalian merasakannya? Aura membunuh yang sangat kuat. Aura ini adalah aura dari sang iblis pembunuh Ashura." Jelas ashura douji.
'Apa? Itu kan legenda masa lalu. Hanya sebuah dongeng utk menakuti anak2." Timpal kinemon.
"Hahaha... Dongeng itu adalah sebuah kisah nyata. Beratus tahun lalu sebelum masa ksatria ryuma negeri wano di hantui sesosok iblis bernama Ashura, iblis ini suka sekali membunuh para samurai. Hingga suatu hari dua orang samurai dari klan Kozuki dan shimotsuki bergabung dan bertarung melawan iblis itu. Dan mereka menang. Utk mengalahkan si iblis, dua samurai itu menyegel jiwanya dalam dua pedang yg mereka gunakan.
Sama seperti manusia, ada jiwa positif dan negatif dari iblis itu.
Jiwa positif nya di segel dalam pedang yg di gunakan Klan
shimotsuki yaitu Wado ichimonji, sedangkan sifat negatifnya di segel dalam pedang yg di gunakan klan kozuki yaitu Enma. Kini seorang samurai menggunakan kedua pedang itu secara bersamaan. Apa kau pikir akan terjadi?" Jelas ashura douji.
"Zorojuro.." Gumam kinemon.
'Bocah berambut hijau itu adalah titisan iblis Ashura." Ucap
Ashura douji.
"Terima kasih ashura." Ucap kinemon.
" lya. Kalian merasakannya? Aura membunuh yang sangat kuat. Aura ini adalah aura dari sang iblis pembunuh Ashura." Jelas ashura douji.
'Apa? Itu kan legenda masa lalu. Hanya sebuah dongeng utk menakuti anak2." Timpal kinemon.
"Hahaha... Dongeng itu adalah sebuah kisah nyata. Beratus tahun lalu sebelum masa ksatria ryuma negeri wano di hantui sesosok iblis bernama Ashura, iblis ini suka sekali membunuh para samurai. Hingga suatu hari dua orang samurai dari klan Kozuki dan shimotsuki bergabung dan bertarung melawan iblis itu. Dan mereka menang. Utk mengalahkan si iblis, dua samurai itu menyegel jiwanya dalam dua pedang yg mereka gunakan.
Sama seperti manusia, ada jiwa positif dan negatif dari iblis itu.
Jiwa positif nya di segel dalam pedang yg di gunakan Klan
shimotsuki yaitu Wado ichimonji, sedangkan sifat negatifnya di segel dalam pedang yg di gunakan klan kozuki yaitu Enma. Kini seorang samurai menggunakan kedua pedang itu secara bersamaan. Apa kau pikir akan terjadi?" Jelas ashura douji.
"Zorojuro.." Gumam kinemon.
'Bocah berambut hijau itu adalah titisan iblis Ashura." Ucap
Ashura douji.
Dipulau onigashima.
Luffy dan yang lain sudah sampai di wilayah onigashima, mereka tengah bersembunyi di sebuah gua dekat pintu masuk ke markas kaido.
"Kenapa lama sekali? Ayo kita serang sekarang!" Gerutu Luffy.
"Diam! Topi jerami-ya. Kita harus menunggu sampai orochi
meninggal kan pulau ini. Baru kita serang." Jelas Torao.
Luffy memasang wajah kesalnya pada Law. Law merasa jijik.
Lalu Luffy mendekati Drake.
" Nah... Nah... Manusia dinosaurus! Bolehkan aku menyerang sekarang? Menunggu itu membuatku bosan." Rengek Luffy.
Drake diam tak menanagapi...
" Hahahaha... Dasar bodoh! Kau bilang kau kapten. Apa kau tak mengerti arti dari rencana?" Ledek Kid.
"Apa kau bilang rambut berduri? Kau mau ku hajar?" Balas Luffy
"Hentikan kalian berdua!" Killer mencoba menengahi. "Lagipula kenapa kau seperti anak-anak." Lanjut killer.
" Hahaha.. benar killer dia memang seperti bocah" sambung kid.
"Maksud itu dirimu. Kid!" Sanggah killer.
Luffy dan yang lainnya terlihat menahan tawa. Kid merasa malu wajahnya memerah.
"Kurang ajar kau killer! Kau ini di pihak siapa?" Bentak Kid.
Tiba2 seorang anak buah kaido berwujud elang tiba dengan terburu-buru.
"Ada apa?" Tanya King.
" Bahaya! Tuan Shogun. Ibu kota Bunga di serang! Para samurai klan kozuki mencoba menduduki istana di saat anda tak ada." Lapor si manusia elang.
"Kenapa lama sekali? Ayo kita serang sekarang!" Gerutu Luffy.
"Diam! Topi jerami-ya. Kita harus menunggu sampai orochi
meninggal kan pulau ini. Baru kita serang." Jelas Torao.
Luffy memasang wajah kesalnya pada Law. Law merasa jijik.
Lalu Luffy mendekati Drake.
" Nah... Nah... Manusia dinosaurus! Bolehkan aku menyerang sekarang? Menunggu itu membuatku bosan." Rengek Luffy.
Drake diam tak menanagapi...
" Hahahaha... Dasar bodoh! Kau bilang kau kapten. Apa kau tak mengerti arti dari rencana?" Ledek Kid.
"Apa kau bilang rambut berduri? Kau mau ku hajar?" Balas Luffy
"Hentikan kalian berdua!" Killer mencoba menengahi. "Lagipula kenapa kau seperti anak-anak." Lanjut killer.
" Hahaha.. benar killer dia memang seperti bocah" sambung kid.
"Maksud itu dirimu. Kid!" Sanggah killer.
Luffy dan yang lainnya terlihat menahan tawa. Kid merasa malu wajahnya memerah.
"Kurang ajar kau killer! Kau ini di pihak siapa?" Bentak Kid.
Tiba2 seorang anak buah kaido berwujud elang tiba dengan terburu-buru.
"Ada apa?" Tanya King.
" Bahaya! Tuan Shogun. Ibu kota Bunga di serang! Para samurai klan kozuki mencoba menduduki istana di saat anda tak ada." Lapor si manusia elang.
"Apa??? Bagaimana ini bisa terjadi??" Orochi kaget
"Hey Orochi!" Panggil kaido. Orochi sangat ketakutan. " Kau bilang mereka akan kesini! Tapi ternyata mereka malah ke kastil Shogun. Apa kau berbohong?" Lanjut Kaido
"Tentu tidak kaido san. Mereka pasti sudah mengetahui rencanaku. Sial!" Umpat Orochi
"Mana shinobu? Seharusnya dia yang melaporkan ini." Lanjutnya penuh emosi.
'Shinobu sudah d tangkap. Dia sudah ketahuan." Jawab si elang.
"Hey Orochi! Pergilah jaga kastil mu. Jangan sampai rencana mereka berhasil. Ingat d kastil itu ada sesuatu yang berharga utk ku." Timpal kaido.
Ba-baik kaido san. Apa kau juga akan membantu ku?"
Aku masih ingin minum nanti saja aku menyusul. Tapi bawalah king dan Jack. Mereka sudah lebih dari cukup." Tegas kaido.
"Ba-baik kaido san." Jawab orochi dengan wajah senang.
Berangkatlah pasukan orochi di temani king dan Jack beserta lebih dari separuh pasukan mereka menuju ibu kota Bunga.
Luffy dan yang lain menyaksikan kejadian itu dan bersiap
menyerang. Perang terbesar setelah MarineFord akan segera terjadi.
"Hey Orochi!" Panggil kaido. Orochi sangat ketakutan. " Kau bilang mereka akan kesini! Tapi ternyata mereka malah ke kastil Shogun. Apa kau berbohong?" Lanjut Kaido
"Tentu tidak kaido san. Mereka pasti sudah mengetahui rencanaku. Sial!" Umpat Orochi
"Mana shinobu? Seharusnya dia yang melaporkan ini." Lanjutnya penuh emosi.
'Shinobu sudah d tangkap. Dia sudah ketahuan." Jawab si elang.
"Hey Orochi! Pergilah jaga kastil mu. Jangan sampai rencana mereka berhasil. Ingat d kastil itu ada sesuatu yang berharga utk ku." Timpal kaido.
Ba-baik kaido san. Apa kau juga akan membantu ku?"
Aku masih ingin minum nanti saja aku menyusul. Tapi bawalah king dan Jack. Mereka sudah lebih dari cukup." Tegas kaido.
"Ba-baik kaido san." Jawab orochi dengan wajah senang.
Berangkatlah pasukan orochi di temani king dan Jack beserta lebih dari separuh pasukan mereka menuju ibu kota Bunga.
Luffy dan yang lain menyaksikan kejadian itu dan bersiap
menyerang. Perang terbesar setelah MarineFord akan segera terjadi.
To be continued..
-Penulis Dan Pengarang ; Agung (Lord Buggyjiro)
-Editor & Penerbit ; Iim Ibrahim
-Editor & Penerbit ; Iim Ibrahim
Jangan lupa Follow Instagram Kami
Cek juga Link Group Facebook dan Whatsapp Di Deskripsi kami...
Terimakasih! Tunggu Kelanjutan Ceritanya!!!


0 Comments