Distrik Ebisu.
Hiyori telah sampai d dekat lokasi pertarungan Zoro dan King, asap sisa ledakan masih menggumpal disana.
" Zorojuro san! Zorojuro san! Apa kau baik-baik saja?" Panggil Hiyori.
King merasakan kehadiran Hiyori. Tak butuh waktu lama, King langsung menyerang Hiyori dengan menembakan bola api.
'Wuuuusssshhh'
Bola api tepat mengarah pada Hiyori yang sdh mati langkah karena terkejut.
' Tap... Bushh..'
Secepat kilat Denjiro menarik Hiyori agar terhindar dari bola api King.
'Duaaar'
" Denjiro!" Seru Hiyori.
" Anda baik-baik saja Hiyori sama?"
" Iya. terima kasih sudah menolongku."
" Tidak usah berterimakasih ini sudah tugas ku sebagai pelayan Oden sama. Hiyori sama." Ucap Denjiro.
Inuarashi dan Nekomamushi sampai d tempat Hiyori dan Denjiro.
" Wow.... Wow.... Wow... Sepertinya ada acara reuni yang mengharukan." Ledek King.
" Denjiro! Bawa Hiyori sama pergi dari sini." Ujar Nekomamushi.
" Kami akan menghadang Burung besar ini." Sambung Inuarashi.
" Kalian sudah ku kalahkan! Apa kalian masih tdk puas? Hey Inu! Neko!"
" Meski kami mati. Kami tak akan menyesal. Hiyaaaaa!!" Nekomamushi langsung menerjang King.
" Dasar banyak omong!!" King melesat ke arah Nekomamushi.
' Trang '
Tombak Nekomamushi beradu dengan paruh King. Inuarashi langsung maju dan membantu Nekomamushi, sementara Denjiro membawa Hiyori menjauhi tempat pertarungan.
" Hiyori sama! Pergilah dari sini!" Ucap Denjiro.
" Denjiro! Kau mau kemana?" Tanya Hiyori.
" Inuarashi dan Nekomamushi tak akan punya kesempatan melawan Burung itu. Dia sangat kuat. Aku akan membantu mereka, tolong gunakan waktu itu untuk menjauh dari tempat ini." Jawab Denjiro.
Denjiro berjalan menuju tempat pertarungan King melawan Nekomamushi dan Inuarashi sementara Hiyori masih memperhatikan nya dari belakang. "Kumohon selamatkan diri anda Hiyori sama! Apapun yang terjadi disini teruslah berlari! Jangan melihat kebelakang." Ucap Denjiro dalam hati.
✨✨✨✨✨✨✨✨
Sementara itu di Distrik Ebisu.
" Kinemon! Aku mengkhawatirkan adik ku dan yang lain." Seru Momonosuke.
" Jangan khawatir Momonosuke sama. Denjiro bersama Inuarashi dan Nekomamushi ada dengan Hiyori sama, dia pasti selamat." Jawab Kinemon. " Hmm. Anda tidak khawatir pada Zorojuro?" Tanya Kinemon. Momonosuke tersenyum lalu menggeleng.
" Zorojuro kuat! Lagipula kata Orobi, Zorojuro itu sama dengan Luffy. Dia orang yang akan menepati janjinya, dia berjanji akan membalaskan dendam paman Yasuie dan membunuh Orochi. Jadi aku yakin dia baik-baik saja!" Jelas Momonosuke.
" Hey kinemon!" Panggil Ashura Douji. "Aku akan kembali ke ibu kota bunga, aku rasa orochi sudah ada disana." Ungkap Ashura.
" Aku juga akan kembali. Aku khawatir dengan kawamatsu, terakhir kudengar dia sedang berhadapan dengan Jack." Sahut Raizo.
" Yosh! Baiklah kalau begitu. Aku juga akan pergi bersama kalian." Jawab Kinemon. " Kiku!"
" Iya. Kin sama!" Sahut Kiku.
" Kau tetap disini bersama teman2 Luffy dono. Lindungi Momonosuke sama dan penduduk lainnya. Kami bertiga akan pergi ke ibu kota." Jelas Kinemon.
" Siap!" Seru Kiku.
Tiba-tiba angin bertiup dengan kencang, langit di selimuti awan hitam hingga menutupi rembulan, selanjutnya petir menyambar. Semua orang tau apa yg terjadi, atau lebih tepatnya apa yang akan datang.
" Kiku! Tuan Hyougoro! Cepat bersembunyi dan bawa Momonosuke sama beserta para penduduk." Pinta Kinemon.
" Apa yang terjadi kenapa cuaca nya berubah?" Ucap Sai.
Momonosuke menggigil karena takut, Kiku dengan cepat membawa Momonosuke pergi dari Ebisu. Tak lama kemudian, Naga Kaido muncul dari langit. Semua orang yang ada d sana ketakutan setengah mati, Para penduduk berlarian menjauhi Naga mengerikan yang mendekat ke Desa.
Sai, Leo dan krunya terlihat sangat terkejut melihat sosok naga kaido.
" Hey kalian! Kalau tidak salah kalian adalah samurai bawahan oden kan?" Tanya Kaido.
Tak ada yang menjawab pertanyaan Kaido.
"Worororororo..... Ternyata ucapan istri oden itu benar. Si orochi pengecut itu takut sekali akan hal ini, padahal kalian hanyalah samurai lemah yang masih hidup karena belas kasihanku. Worororororo." Ledek Kaido.
" Bukan mereka yang hidup karena belas kasihanmu." Timpal Hyougoro.
Kaido memandang Hyougoro.
Dengan tenang Hyougoro maju ke depan.
"Tapi kau yang masih hidup karena belas kasihan Oden." Tegas Hyougoro. Kinemon dan yang lainnya terkejut.
Kaido kesal karena ucapan Hyougoro, ingatannya kembali memutar adegan ketika Oden menebas nya dan meninggalkan luka d perutnya sebagai kenang-kenangan.
" Teruslah melihatku! Jangan melihat Momonosuke!" Ucap Bathin Hyougoro.
" Tuan Hyougoro! Apa yang anda lakukan? Dia akan membunuh Anda." Ucap Kinemon.
Hyougoro tak mengindahkan peringatan Kinemon, dia membawa katana nya lalu berjalan mendekati posisi Kaido atau lebih tepatnya menjauhkan pandangan Kaido dr Momonosuke.
" Worororororo.. aku ingat kau pak tua! Bukankah kau mantan Bos Yakuza yang di hukum orochi karena menolak melayani Shogun?"
" Jadi kau masih mengenalku. Aku harap kau juga akan mengenal tebasan dari pedangku! Hiyaaa!!!" Hyougoro berlari menyerang Kaido. Semua orang terkejut.
" Apa yang anda lakukan tuan Hyougoro?" Ucap Kinemon.
" Dia sedang melindungi kita dan Momonosuke dengan mengalihkan perhatian Kaido." Sahut Ashura Douji.
" Tuan Hyougoro!! Kami tak akan melupakan jasamu." Seru Kinemon sambil meneteskan air mata.
" Ayo Kinemon! Jangan sia-siakan kesempatan yang di buat Bos Hyougoro." Ajak Ashura Douji.
Kinemon, Ashura Douji, Kanjuro, dan Raizo bergegas menuju ibu kota bunga.
Beberapa kali kaido menyerang dengan api, ekor atau serangan nafasnya. Namun Hyougoro selalu bisa menghindar. Hyougoro melihat ke sekeliling ia melihat kinemon dan yang lain sudah berada cukup jauh dr Ebisu, lalu Momonosuke pun sudah tak terlihat.
Hyougoro merasa lega, namun ia lengah kibasan ekor Kaido mengenai nya hingga membuat ia terpelanting jauh.
" Kau licik seperti tikus! Aku rasa kau menyesal karena sekarang aku akan menghabisi mu. Kakek tua tak berguna." Ancam Kaido.
Hyougoro hanya tersenyum.
" Selama 20 tahun aku bertahan hidup di penjara karena masih ada impian ku yang belum terwujud dan aku bukanlah lelaki yanh mudah melepas mimpiku, karena itu separah apapun siksaan yang kalian berikan padaku aku tetap bertahan demi mewujudkan mimpiku yang belum terwujud. Tapi sekarang impianku sudah terwujud, aku sudah siap utk mati." Tegas Hyougoro.
Kaido membuka mulutnya lalu bersiap mengeluarkan api utk membakar Hyougoro, di Ebisu para mantan Yakuza dan penduduk menangis dan memanggil nama Hyougoro sang bunga.
" Jangan menangis! Bos Hyougoro melakukan ini demi mewujudkan keinginan oden sama dan kebebasan negeri wano. Kita adalah samurai negeri wano, kita harus tegar seperti Bos Hyougoro." Ucap salah seorang anak buah Hyougoro.
Tiba-tiba sesuatu turun dari langit, seorang manusia dengan tangan kiri yang besar.
" Gomu-gomu no Thor! Elephant gun" Luffy melancarkan serangan ke kepala Kaido hingga mulutnya yg td terbuka kembali tertutup dan api yang hendak d semburkannya meledak d dalam mulut nya.
Semua orang terkejut dengan kedatangan Luffy yang tiba-tiba.
" Luffytaro!! Itu Luffytaro!!" Teriak para penduduk.
" Luffytaro! Kenapa kau muncul dari langit?" Gumam Hyougoro.
✨✨✨✨✨✨✨✨
Kembali ke beberapa saat sebelum Kaido muncul di Ebisu.
Di Onigashima, sesaat setelah Luffy bangkit. Seseorang bernama Xandar muncul, menurut Sabo dia adalah direktur CP0. Kedatangan Xandar ke sana untuk memberikan sebuah informasi pada Sabo tentang sebuah perang besar yang mungkin akan terjadi di mariejois, berita palsu tentang tertangkap nya sabo sudah menyebar ke seluruh lautan. Berita palsu itu di manfaatkan oleh World Government untuk memancing Dragon Keluar, World Government mengumumkan jika mereka akan mengeksekusi Sabo dalam 7 hari kedepan. Dan menurut Xandar, Pasukan Revolusi terpancing dan berencana menyerang Mariejois sebelum hari eksekusi Sabo. Setelah mendengar berita itu Sabo terlihat panik, ia merasa bersalah karena tidak lebih dulu menghubungi Dragon dan memberitahu kan kalau dia baik2 saja. Setelah mempertimbangkan segala situasi, Sabo akhirnya memutuskan utk meninggalkan wano dan langsung menuju Kamabakka, markas baru pasukan revolusi. dia berencana menghentikan Dragon dan pasukan revolusi untuk menyerang Mariejois. Setelah berpamitan pada Luffy, Sabo pun langsung meninggalkan Onigashima menggunakan kapal pinjaman dari Orlombus.
Setelah kepergian Sabo, Luffy melanjutkan tujuannya utk menyusul Kaido. Sempat berdebat dengan Nami dan Law mengenai cara yang akan d gunakan utk ke ibu kota Bunga, tiba2 Luffy melihat bayangan orang yang sedang terbang tepat di atas posisinya.
" Huh? Siapa orang yang terbang itu?" Tanya Luffy.
" Itu bukan orang. Kenapa pakaiannya aneh begitu?" Sahut Sanji.
" Hidungnya merah sekali dan besar." Timpal Chopper.
Luffy memicingkan matanya, ia memperhatikan sosok itu baik-baik.
" Oooohh.. itu Buggy!" Seru Luffy.
" Buggy!" Nami memasang wajah kesal.
" Buggy sichibukai itu?" Tanya Sanji.
" Iya. Saat di impeldown dan MarineFord dia banyak membantuku. Sama seperti jinbei dan bajak laut shirohige dia melindungi ku saat aku tak sadarkan diri." Jelas Luffy.
" Oh iya. Buggy san bertemu dengan kami d elbaf, setelah dia tau kami akan kemari untuk menolongmu dia memaksa utk ikut karena ingin membantumu. Di bilang dia ingin bertarung lagi bersamamu." Cetus Hajrudin.
"Oooohh.. dia baik sekali! Yosh baiklah! Aku mendapatkan ide. Aku duluan." Seru Luffy sembari langsung memanjangkan tangannya. "Yuhuu.. Buggy!!!" Teriak Luffy sambil terbang ke arah Buggy.
Sementara itu Buggy yang bermaksud mencari oden dan meminta perlindungan malah tersesat di onigashima, ia terus berputar-putar di kawasan peperangan.
" Kurang ajar! Katanya ini di wano, tapi aku sama sekali tak ingat tentang daerah ini." Omel Buggy.
Samar-samar Buggy mendengar seseorang meneriakan namanya dari jauh, Buggy menoleh kesegala arah memastikan asal suara.
" Yuhu.. Buggy!! " Suara Luffy makin terdengar jelas.
" Siapa yang memanggil ku?" Gumam Buggy.
Buggy sangat terkejut ketika Luffy tiba2 muncul dan menaiki punggungnya.
" Hah? Topi jerami!!!" Seru Buggy.
" Woy Buggy! Lama tak jumpa!" Sapa Luffy.
" Hey kurang ajar! Kenapa kau naik di punggungku? Kau pikir aku pesawat apa?" Bentak Buggy.
" Bukannya kau kemari untuk membantuku?"
" Membantu?"
" Iya. Si raksasa itu yang bilang. Yosh! Jangan buang waktu lagi, ayo antar aku ke ibu kota!"
" Raksasa? Eh tunggu apa kau bilang Ibu kota??" Buggy berpikir sejenak. Dia memasang senyum liciknya. "Baiklah! Ayo kita ke ibu kota. Gyahahahahaha.."
Luffy pun pergi bersama Buggy menuju ibu kota bunga, namun d tengah perjalanan Luffy melihat sosok kaido. Sempat berdebat sebentar dengan Buggy, Luffy akhirnya terjun dan langsung mengincar kepala Kaido.
✨✨✨✨✨✨✨
Kaido tersungkur setelah terkena bogem Luffy.
Luffy mendarat dengan baik. Suara gemuruh penduduk terdengar sangat nyaring, mereka memanggil-manggil nama Luffytaro.
" Luffytaro!" Panggil Hyougoro. Luffy menoleh.
" Oh kakek! Apa yang kau lakukan disini?"
" Terima kasih! Lagi-lagi kau menyelamatkan hidupku yang tak berguna ini." Ucap Hyougoro sambil bersujud d depan Luffy.
Luffy mendekati Hyougoro lalu berjongkok d depannya.
" Angkat kepalamu Kek! Aku lah yang harus berterima kasih kepada mu, kau sudah membantu ku berlatih Bushosoku tingkat tinggi. Shishishi." Jawab Luffy.
Kaido kembali bergerak, tubuh naga nya kembali bangkit. Mata tajam nya melihat kearah Luffy.
Luffy bersiap.
" Kakek! Pergi bersembunyi lah. Aku akan menghajar naga kurang ajar ini." Ujar Luffy.
" Ba-baik!" Hyougoro langsung berlari kearah desa.
Luffy berhadapan dengan Kaido utk ke tiga kalinya.
" Gear Third! " Luffy berlari menerjang Kaido. "Gomu-gomu no Gigant riffle!!!"
Pukulan layaknya bor menghantam muka Kaido, namun nampak tak mempan. Kaido balas menyerang dengan ekor nya, Luffy mampu menghindar.
" Aku harus bertarung sekuat tenaga." Ucap Luffy. "Gear Fourth! Snake man!"
" Kau berubah lagi!"
" Iya. Bersiap lah Kaido!" Seru Luffy. "Serangan kali ini aku akan menggunakan haki busho tingkat tinggi yang d ajarkan Kakek Hyou." Ucap Luffy dalam hati. "Gomu-gomu no ryou Culverin!" Serangan secepat kilat dari Luffy menghantam wajah Kaido.
' Buk.... Bruak....'
Pukulan nya kali ini mempan, Kaido terlihat berdarah dan merasakan sakit. Sosok naga Kaido terbang beberapa meter ke belakang.
" Luffytaro! Kau sudah bisa menguasai Ryou dengan baik." Seru Hyougoro.
" Iya. Terimakasih utk pelajaran nya kek! Shishishi.."
Naga Kaido kembali bangkit dan terbang mengelilingi Luffy. Luffy tidak tinggal diam, dia langsung terbang dan mengincar kembali kepala naga Kaido.
" Gomu-gomu no Ryou Culverin!!"
Kaido menggunakan Bushosoku miliknya, ia melapisi seluruh badannya dengan Bushosoku sehingga pukulan Luffy bsa d tahan. Kaido bersiap menyerang dengan, ia membuka mulutnya lalu kembali menyemburkan api beberapa kali ke arah Luffy. Luffy mampu menghindari semua serangan Kaido karena serangan nya sangat lambat.
✨✨✨✨✨✨✨✨
Sementara itu King kembali mengalahkan Inuarashi dan Nekomamushi dengan mudah, kini ia berhadapan dengan Denjiro yang terlihat juga sudah terluka.
King sudah dalam bentuk normalnya, ia mengayunkan pedangnya dengan ganas mengincar kepala Denjiro. Denjiro dengan susah payah mencoba menahan serangan king.
' Trang.... Trang...... Trang......'
Denjiro melirik ke tempat Hiyori bersembunyi tadi, namun Hiyori sudah tidak ada di sana. Sedikit lengah, King memanfaatkan situasi dengan menendang dada Denjiro.
' Brugh '
Denjiro muntah darah dan terkapar.
King berjalan santai mendekati Denjiro, sebelum muncul Queen dari arah belakang.
" Cih! Dasar tidak berguna kau masih belum menghabisi mereka. Hey King si mesum!" Ledek Queen.
" Diam kau balon besar! Aku sedang bersenang-senang disini. Jangan ganggu!" Bentak King.
Denjiro kembali bangun dan bersiap dengan katana nya. Inuarashi dan Nekomamushi yang sudah kelelahan hanya bisa melihat Denjiro yang kembali menyerang King.
" Hiyaaa!!!!!" Seru Denjiro sambil melayangkan katananya ke arah perut King.
Dengan mudah King menahan serangan Denjiro. King balik menyerang Denjiro dengan membabi buta, hingga katana Denjiro terlempar cukup Jauh. Denjiro berlari untuk mengambil katananya, lalu King menebas punggung Denjiro dari belakang.
" Arghhh!!!" Denjiro terkapar dengan luka tebasan d punggungnya. King berjalan pelan menuju Denjiro dengan maksud menghabisinya.
" Hentikan kurang ajar! Jangan lakukan itu!" Teriak Inuarashi.
" Diam! Kalian berikutnya." Jawab king.
" Hihihi... Sepertinya menarik!" Timpal Queen.
Namun tiba-tiba..
" Santoryu ougi.. sanjuroku poundhou!!"
Sebuah tebasan pedang menyerupai meriam melesat ke arah King dan Queen, serangan tersebut mengenai keduanya. King terluka d bagian bahu sedang Queen d bagian perut.
" Kau! Dasar pengganggu!" Kesal King.
Zoro malayang di udara dengan menaiki seekor burung berapi biru.
" Marco! Zorojuro!" Seru Nekomamushi.
" Aku serahkan mereka padamu! Rawat mereka. Biar kami yang melawan dua anak buah Kaido itu." Seru Zoro.
" Iya aku mengerti!" Sahut Izou.
Denjiro terkejut melihat Izou muncul. Izou mendekati posisi Denjiro yang terkapar.
" Denjiro san! Apa kau baik-baik saja?" Sapa Izou.
" Izou! Kau kembali!" Sahut Denjiro.
" Izou! Apa itu kau?" Tanya Nekomamushi.
" Nekomamushi! Inuarashi! Maafkan aku karena baru kembali sekarang!" Sesal Izou.
" Oh iya Izou! Kau pasti belum mendengar, kalau Oden sama sudah....."
" Aku sudah tau Denjiro san! Marco yang memberitahu ku. Karena itu.... Hikz..... Hikz..." Izou menangisi kematian Oden.
" Sudahlah Izou! Kau tidak usah menangis. Semua itu sudah lama berlalu." Ucap Denjiro.
" Iya. Sekarang kita hanya perlu melanjutkan perjuangan Oden sama." Sahut Inuarashi.
Izou menghapus air matanya.
" Iya. Aku akan melakukan semua yang ku bisa!" Tegas Izou.
" Hiyaa!!!!" Zoro yang menaiki Marco dalam bentuk burung Phoenix nya berduel dengan King di udara,sementara Queen menyaksikan dari bawah.
" Marco the pheonix, mantan komandan divisi satu Bajak laut Whitebeard. Jadi kau masih hidup." Sapa king.
" Lama tak berjumpa yoy. King si bencana kebakaran!" Sahut Marco.
" Jadi kalian sudah saling kenal." Potong Zoro.
" Yah. Di masa lalu kami sering bertemu dan bertarung." Ucap Marco. "Apa kau masih tidak sadar King? Era kita sudah berakhir. Sekarang adalah era bocah-bocah nekad ini yoy." Lanjut Marco.
" Generasi terburuk huh? Para kumpulan orang-orang lemah. Tapi era baru itu bisa berkuasa setelah era lama berakhir. Bukan begitu?" Jawab King.
Marco tersenyum.
" Tunggu sebentar tuan! Bisakah kau melayang sebentar?"
" Huh? Apa? Hey! Tunggu!" Zoro di jatuhkan Marco. " Arghhh!"
Marco merubah sebagian tubuhnya menjadi manusia kembali, lalu terbang dengan cepat ke arah King. King mencoba menebas Marco, namun karena sangat cepat, Marco mampu menghindar dan tiba-tiba dia berada di belakang king selanjutnya Marco memberikan tendangan ke leher King hingga terjatuh.
Marco langsung kembali ke bentuk Pheonix nya dan melesat menuju Zoro dan menolongnya nya sebelum terjatuh d tanah.
" Maaf yoy!" Seru Marco.
" Ah tidak apa-apa! Asal kau selanjutnya tak menggangguku. Aku sudah bertekad untuk memotong burung itu." Tegas Zoro sambil menggunakan bandana nya. "Akan kutunjukan padanya semengerikan apa era baru yang akan berkuasa."
Sang Iblis bersiap bertarung sekuat tenaga.....
TO BE CONTINUED...
Tungguin terus ceritanya ya :D


0 Comments