![]() |
| Beast Pirates.Onepiece-History.blogspot.com |
Di Ibu kota Bunga..
Jinbei masih bertarung dengan Jack, meski Jack sudah tersudut namun dia masih terus menyerang. Sementara itu Robin dan Baby 5 yang sedang mengobati Kawamatsu mendapat gangguan dari para Gifter dan agen CP0.
' Duar '
Seorang sniper melepaskan tembakan ke arah Jinbei, jinbei yang tengah fokus pada Jack kehilangan konsentrasi dan terkena tembakan di bahu kanannya hingga tubuhnya terjatuh.
" Jinbei!" Seru Robin sambil berlari kearahnya. "Jinbei kau tak apa-apa?"
" Aku terkena tembakan. Berhati-hatilah Robin sepertinya ada sniper dari pihak musuh." Jelas Jinbei.
Ada yang aneh dengan jinbei, setelah terkena tembakan, jinbei menjadi sangat lemah bahkan menggerakkan badan pun ia tak bisa.
" Ada yang aneh dengan pelurunya. Pelurunya seperti menyerap habis tenaga ku. Aku tak bisa bergerak dan merasa sangat lemah."
" Tentu saja. Jinbei sang ksatria lautan! Peluru yang mengenaimu bukanlah peluru biasa. Peluru ini d kembangkan oleh Dokter vegapunk, peluru ini bisa menyerap habis tenaga dari si korban hingga si korban perlahan mati karena kehabisan tenaga." Ungkap seorang agen CP0.
' Duar '
" Baby 5!" Panggil Robin.
Baby 5 tertembak d bagian punggungnya hingga terjatuh.
" Menyerahlah Nico Robin! Mereka berdua sudah tamat. Lebih baik kau ikut dengan kami."
" Aku menolak!"
" Dasar bodoh! Kukira kau wanita yang cerdas. Kenapa kau ingin melindungi negeri ini? Negeri ini sudah mati. Kau tak akan mendapat kan apapun dari wano."
" Wano adalah negeri yang kaya akan sejarah. Dari sinilah poneglip yang tersebar di seluruh dunia di buat, Klan kozuki berkaitan dengan legenda keluarga D di masa lalu. Hal2 seperti itu sangatlah berharga yang tak bisa kalian mengerti."
" Jadi kau membantu para pemberontak hanya demi dongeng masa lalu?"
" Tidak! Aku membantu mereka untuk mewujudkan janji kaptenku."
' Duar '
Suara tembakan yang d arahkan ke kaki Robin, namun Robin bisa dengan mudah menghindar.
' Duar... Duar.....'
Dua, tiga, empat tembakan mampu di hindari Robin. Jack yang kembali bangkit dan hendak d beri perawatan terkejut melihat Robin yang bisa menghindari peluru2 yang tak bisa di lihat.
" Apa ini? Kenapa aku bisa merasakan dari mana arah serangan akan datang. Jangan-jangan ini....." Ucap Robin dalam hati.
" Wanita itu! Dia menggunakan Kenbunshoku haki!" Seru Jack.
✨✨✨✨✨✨✨✨
Di Ebisu..
Luffy masih adu jotos dengan Kaido, semakin lama Luffy sudah bisa mengimbangi Kaido, Bahkan Luffy mampu membuat Kaido kewalahan.
" Gomu-gomu no Ryou Tsupari!!!!" Serangan telapak tangan raksasa mengarah ke tubuh naga Kaido.
' Bruk '
Kaido terjatuh. Kaido balas menyerang dengan ekornya, Luffy yang terlanjur menyerang langsung mati langkah dan akhirnya terkena hantaman dari ekor Kaido yang d lapisi Bushosoku haki. Luffy terpental beberapa meter, Kaido langsung bangkit dan bersiap menyerang.
" Bolo Breath!!"
' Wuuussshh..... Duaar!!! '
Seseorang menghalangi serangan Kaido yang mengarah tepat ke Luffy.
" Jabrik!!" Panggil Luffy.
Kid sudah berdiri di depan Luffy dan menggunakan tembok besi yang di lapisi Bushosoku haki menghalau serangan nafas Kaido.
" Kau pikir kau bisa mengalahkannya tanpa aku? Jangan sombong Topi jerami!!" Cetus Kid.
✨✨✨✨✨✨✨✨
' Trang.... Trang....'
Zoro tengah bertarung sengit dengan King, menggunakan tiga pedang membuat Zoro semakin buas dan cekatan.
Sementara itu Marco bersama izou tengah mengobati Inuarashi, Nekomamushi dan Denjiro.
" Aku mengkhawatirkan Hiyori sama. Apa dia baik-baik saja?" Ucap Denjiro.
" Dia baik-baik saja." Jawab Izou. " Saat dalam perjalanan kemari kami berpapasan dengannya." Lanjut Izuo.
✨✨✨✨✨✨✨
Beberapa saat yang lalu..
Hiyori terus berlari menuju ke ibu kota bunga, dengan membawa katana yang ia ambil dari anak buah Hyougoro, ia bertekad untuk membunuh Orochi sendirian.
" Semua ini karena dia. Dia lah yang harus mati. Aku tak ingin ada orang-orang baik mati karena melindungi ku lagi." Tekad Hiyori dalam hati.
Tiba-tiba Hiyori di hadang oleh beberapa Gifter yang bermaksud membawa Hiyori pada Orochi. Hiyori melawan namun karena tak cukup kuat ia dengan mudah d jatuhkan, beruntung sesaat kemudian Zoro yang terpental karena serangan king muncul dan langsung menyerang para Gifter dan membunuh mereka.
" Zorojuro san!" Panggil Hiyori yang langsung memeluk Zoro. Zoro merasa canggung sebenarnya namun ia tidak tega untuk melepaskan pelukan Hiyori, entah kenapa Zoro memang bersimpati pada Hiyori setelah meninggal nya Yasuie.
Kejadian itu terlihat oleh Marco dan Izou yang juga kebetulan Melewati area itu, Marco dan Izou pun langsung turun menuju Hiyori.
" Nona Toki apa anda baik-baik saja?" Izou salah mengira. Ia pikir Hiyori adalah Toki, karena wajah keduanya yang mirip.
Zoro siaga, ia bersiap mengeluarkan katana nya.
" Siapa kalian?" Tanya Zoro.
Hiyori langsung bersembunyi di belakang Zoro lalu menatap Izou dan Marco, ia merasa pernah mengenal keduanya.
" Aku bukan Toki. Toki adalah ibu ku, namaku adalah Hiyori." Ucap Hiyori.
Marco dan Izou terkejut. Izou langsung membungkukkan badannya di depan Hiyori.
" Maaf kan saya Hiyori sama. Perkenalkan nama saya Izou, dulu saya adalah pelayan Oden sama."
" Izou??? Kamu adalah kakaknya Kiku?" Sahut Hiyori.
" Iya. Maafkan saya karena datang terlambat."
" Tidak apa-apa. Angkatlah kepalamu Izou."
" Kau benar-benar mirip dengan Toki san yoy." Ucap Marco. Hiyori melihat ke arah Marco. "Aku Marco, anggota bajak laut Whitebeard. Dulu ayahmu bagian dari kami sebelum dia ikut Gold Roger. Dulu aku sering mengasuh kakakmu dan kau saat masih bayi yoy." Sapa Marco.
" Marco?? Jadi kau orang yang melindungi Luffy saat d Marine Ford?" Tanya Zoro.
" Iya. Kau pasti Roronoa Zoro. Anggota bajak laut topi jerami." Jawab Marco.
" Ngomong-ngomong Hiyori sama! Anda hendak pergi kemana?" Tanya Izou.
" Aku akan pergi ke Ibu kota. Aku akan mengakhiri semua ini dengan membunuh Orochi." Jawab Hiyori.
" Anda tidak boleh pergi sendirian. Aku akan ikut dengan anda."
" Tidak usah Izou. Kalian lebih baik membantu Denjiro. Dia pasti kesulitan melawan komandan pasukan Kaido."
" Tapi Hiyori sama..."
" Izou! Ini perintah."
" Baiklah."
Izou dan Marco bersiap menuju tempat Denjiro namun sebelum itu Zoro mengembalikan pedang Enma pada Hiyori.
" Kenapa Zorojuro san? Aku sudah memberikan nya padamu." Tanya Hiyori.
" Aku belum bisa menggunakan nya sebelum membunuh Orochi dengan pedang Enma. Tapi sekarang aku harus menghadapi si burung raksasa itu, jika tidak akan banyak orang tak berdosa mati. Karena itu bawalah pedang ini denganmu Hiyori. Gunakan pedang ini untuk membunuh Orochi, adikmu dan para samurai pengikut oden juga pasti akan kesana. Mereka akan bertarung dengan Orochi namun kau dan Momo lah yang harus membunuhnya dengan Enma dan ame no habakiri. Jiwa seorang samurai yang mati membawa dendam akan bersemayam di dalam pedangnya, begitu pun jiwa oden. Karena itulah kenapa Enma sangat berbahaya, pedang itu masih menyimpan dendam atas nama oden." Jelas Zoro. Hiyori menatap Zoro kemudian tersenyum.
" Aku mengerti zorojuro san! Mendengar ucapanmu itu membuatku merasa damai. Terima kasih!" Ucap Hiyori.
" Hahahaha.. kalian benar-benar mirip seperti Oden san dan Toki san saat muda dulu yoy!" Canda Marco. Zoro dan Hiyori nampak tersipu malu.
Tiba-tiba Gyukimaru muncul. Ia memberikan pedang Shisui kembali pada Zoro.
" Kenapa kau mengembalikan pedang ini? Bukankah kau bilang pedang ini adalah pusaka negeri wano?" Tanya Zoro. Gyukimaru membungkukkan badannya d depan Zoro.
" Pedang Shisui ini ingin kembali pada pemiliknya. Yaitu anda. Sepertinya pedang ini sudah memilih tuannya sendiri." Jelas Gyukimaru.
Zoro tersenyum lalu pergi bersama Marco dan Izou ke tempat Denjiro, sementara Hiyori menuju ibu kota.
✨✨✨✨✨✨✨✨
" Kalau begitu ayo kita semua kesana." Ucap Nekomamushi yang merasa baikan karena pengobatan Marco.
" Terima kasih Marco. Karena kekuatanmu kami kembali segar." Timpal Inuarashi.
" Tidak usah sungkan yoy!" Sahut Marco.
Queen yang dari tadi menonton kini mulai bergerak, ia langsung merubah dirinya menjadi Brontosaurus.
" Kalian pikir aku akan membiarkan kalian lewat begitu saja?" Ucap Queen.
' Bruuk..'
Zoro terkena serangan King hingga terpental beberapa meter.
" Jangan mengganggu Dasar Bodoh! Mereka mangsaku." Tegas King sambil berjalan ke arah Denjiro dan yang lain.
" Huh? Kau urus saja samurai berambut hijau itu." Sahut Queen.
" Inuarashi, Nekomamushi, Izou! Kalian pergilah ke ibu kota. Serahkan mereka padaku." Ucap Marco.
King tiba-tiba mengeluarkan api dari pedangnya dan tanpa di sadari Marco langsung menyerang Marco. Marco mampu memblok dengan kedua tangannya, namun karena kalah tenaga Marco terlempar cukup jauh.
Sementara itu Queen langsung menyerang Bersiap menyerang Denjiro dan yang lain menggunakan lehernya. King pun tak mau kalah dia mengayunkan pedang apinya ke arah Izou.
' Trang..... Dug.....'
Zoro dengan tiga pedang nya berhasil menahan serangan King, lalu Sanji yang entah muncul dari mana menahan serangan Queen di bantu Killer. Keduanya saling bertatapan.
" Dasar pendekar pedang kelas 3, mengurus manusia burung saja kau tidak becus." Ledek Sanji.
" Huh? Apa yang kau bicarakan dasar Koki mimisan!" Balas Zoro.
" Sanji!" Panggil Nekomamushi
" Zorojuro!" Seru Denjiro.
" Kalian pergi! Biar aku yang mengatasi makhluk peliharaan Kaido ini!" Tegas keduanya bersamaan.
" Huh? Kenapa kau mengikuti apa yang ku katakan? Dasar tukang tiru!!" Bentak keduanya bersamaan.
" Apa kalian selalu bertengkar seperti ini?" Timpal Killer.
" Diam! Kau tidak ada urusannya." Bentak Zoro dan Sanji.
Dua monster kelompok topi jerami bersama killer melawan dua bencana Kaido.
✨✨✨✨✨✨✨✨
Di Ibu kota Bunga.
Robin masih bertarung sendirian melindungi Jinbei, Kawamatsu dan Baby 5 dari para Gifter dan CP0.
" Hush... Hush...." Suara nafas Robin memburu terlihat kalau dia sudah lelah.
' Duar '
Sebuah tembakan mengarah tepat kearah Robin.
' Trang..'
Sesuatu menghadang peluru.
' Sut... Sut... Dam... Bruk!'
Senjata para Gifter satu persatu lenyap, para Agen CP0 satu persatu terjatuh ke tanah.
" Siapapun yang akan mencelakakan teman Bos kami. Tak akan kami maafkan!" Seru Leo si kurcaci.
" Leo!" Panggil Robin.
" Robiland! Tenang kami akan membantu. Pasukan tontatta serang!!!!"
Para kurcaci menyerang Gifter dan para agen CP0, sementara Leo bersama Mansherry merawat Robin.
" Robiland! Kau terluka, kemari biar ku sembuhkan." Ucap Mansherry.
" Jangan. Aku masih kuat. Lebih baik sembuhkan dulu yang lain." Jawab Robin
" Jinbei-oyabun! Kenapa dengannya? Dia terlihat sangat lemah." Seru Leo.
" Dia terkena tembakan peluru khusus. Peluru yang bsa menghisap tenaga korbannya. Mansherry apa kau bisa mengobati nya?" Jelas Robin.
" Aku hanya bisa menghilangkan rasa sakit dari luka, tapi aku tak bisa mengembalikan tenaga seseorang. Kalian harus mengeluarkan pelurunya sebelum tenaganya habis."
"Thunder Bolt tempo!!!"
Kilatan petir menyambar musuh yang berada di sekitar Robin. Nami terlihat turun dari Zeus bersama Chopper, Ussop, Brook, dan Wanda.
" Hisatsu Pop green! Devil!"
Tumbuhan pemakan manusia tiba2 muncul dan menyerang musuh dari benih yang d tembakan Ussop.
" Soul parade!!!"
Tanah tiba2 berubah menjadi es dan membuat musuh tergelincir.
" Teman-teman!" Seru Robin melihat Nami dan yang lain muncul.
" Robin! Syukurlah kau baik-baik saja!" Sapa Nami.
" Jinbei! Ada luka tembak di bahunya. Kelihatannya benar-benar bahaya." Ungkap Chopper.
Nami melihat ke arah Baby 5 dan kawamatsu.
" Kawamatsu san! Tunggu wanita ini bukannya anak buah Doflamingo?" Ucap Nami.
" Iya namanya Baby 5. Sekarang dia ada di pihak kita. Tadi dia menyelamatkan ku." Jawab Robin.
" Tenang saja aku akan menyelamatkan keduanya!" Tegas Chopper.
" Baiklah Chopper! Kalau begitu aku dan Brook akan menahan musuh." Sahut Ussop.
" Ussoland! Kami para tontatta akan membantumu." Timpal Leo.
" Oh Leo! Kalian semua. Lama tak jumpa! Baiklah ayo kita bertarung bersama lagi." Seru Ussop diikuti sorakan para tontatta.
" Kalau begitu aku juga akan membantu." Timpal Wanda.
Jack yang baru kembali setelah mendapatkan perawatan langsung merubah dirinya menjadi Mammoth.
" Kalian berisik sekali! Biar aku habisi kalian semua sekarang!!" Ancam Jack.
Semuanya terkejut melihat Jack dalam wujud Mammoth nya.
" Aaaarrgghhh... Jack! Jack disini." Jerit Ussop.
" Gawat! Kita tak akan bisa menahannya." Gumam Robin.
" Jack! Kau akan membayar atas apa yang kau lakukan. Hiyaaaa...." Wanda terlihat sangat marah dan langsung menyerang Jack.
" Wanda! Jangan!" Teriak Nami.
Jack bersiap mengibaskan belalainya kearah Wanda, namun tiba-tiba sebuah tanaman berbentuk srigala muncul dan menyerang Jack dengan gelombang kejut.
" Hisatsu spesial Pop green! Wolf Impact!"
Serangan Ussop berhasil mencegah Jack menyerang Wanda.
" Yohohoho.. itu baru semangat Ussop san! " Brook berlari menaiki atap rumah, kemudian ia melompat ke arah Jack.
" Sekarang Nami san!" Seru Brook.
Nami menyiapkan awan hitam lengkap dengan petir yang siap menyambar, Brook meluncur melewati petir itu sambil berputar ia melesat bagai anak panah menyerang kepala Jack.
" Hanautama Thunder Coup Bon a Vent!"
Serangan Brook mengenai Jack hingga membuat Jack mundur beberapa langkah.
Sorakan terdengar dari suku Tontatta.
" Hebat Brook! Nami!" Seru Ussop.
" Jangan meremehkan kru topi jerami! Yohohoho....."
' Bruuuk '
Jack mengayunkan belalainya hingga mengenai Brook.
" Brook!!!" Teriak Ussop.
" Kalian lemah! Kalian bahkan tak bisa membuat ku berdarah. Kru lemah seperti kalian pasti hanya menjadi beban untuk Kapten nya. Iya kan?" Ledek Jack.
" Aku memang lemah. Tapi bahkan seseorang yang lemah pun punya semangat untuk mempertahankan sesuatu yang berharga baginya. Dan semangat itulah yang membuatnya kuat. Jika ini terjadi dua tahun lalu, mungkin aku akan lari ketakutan dan bersembunyi lalu menyerahkan semuanya pada Luffy, Zoro atau Sanji. Tapi sekarang berbeda, aku adalah seorang kru dari calon raja bajak laut. Seorang anak buah yonkou seperti mu tak membuatku takut. Hiyaaaa... Hisatsu Midori Bushi!!" Ussop menyerang Jack, namun serangannya tak mempan sama sekali.
Jack balas menyerang menggunakan belalainya, namun Ussop mampu menghindar.
" Ussop! Aku juga akan membantu!" Ucap Nami.
" Jangan! Nami! Percayakan ini padaku. Kau lindungi saja yang lain." Tolak Ussop.
Ussop memandang mata Nami.
" Ussop kau! "
Sedikit lengah hantaman belalai Jack tak bisa di hindari Ussop, dan langsung mengenai nya hingga terpental cukup jauh.
" Ussop!!!!!" Teriak Nami dan Robin.
" Ussoland!!" Seru Leo dan Tontatta.
Jack mengincar Jinbei, ia bersiap menginjak Jinbei yang sedang di rawat oleh Chopper. Wanda berlari dengan kencang, ia melompat ke atas kepala Jack dan langsung menyerangnya dengan pedang yang d aliri listrik. Namun tak mempan, Jack menangkap Wanda dengan belalainya lalu melemparnya ke udara. Jack akan melakukan hal yang Zunisha lakukan pada kapalnya dulu.
" Wanda!!!!!" Teriak Nami.
Tiba-tiba Nekomamushi melesat dan menangkap Wanda.
" Tuan Nekomamushi!" Panggil Wanda.
Sementara itu Inuarashi menyerang kaki Jack dengan pedangnya hingga membuat kaki Jack Berdarah.
" Dasar pengganggu!" Bentak Jack.
" Inuarashi! Nekomamushi!" Seru Nami.
Nekomamushi mendarat di dekat posisi Nami, ia menurunkan Wanda.
" Kau baik-baik saja Wanda?" Tanya Inuarashi.
Wanda bersimpuh di depan keduanya.
" Ma-maafkan saya Yang mulia Inuarashi, Tuan Nekomamushi. Saya tidak bisa menjalankan perintah anda dengan benar. Saya tak bisa banyak membantu Nami dan yang lain." Sesal Wanda.
" Angkat wajahmu Wanda! Kau sudah melakukan tugasmu dengan baik." Ucap Inuarashi.
" Sekarang serahkan si kurang ajar ini pada kami. Kami adalah raja dari Zou, dan Kamilah yang harus membalaskan dendam suku mink padanya " tambah Nekomamushi.
" Denjiro! Kau pergi dan bergabung dengan kinemon dan yang lainnya. Kami akan mengurus makhluk ini dulu."
" Iyah! Berhati-hatilah Inuarashi, Nekomamushi. Kami akan menunggu kalian di istana Shogun. Ayo Izou!" Ucap Denjiro.
Nekomamushi dan Inuarashi berhadapan dengan Jack untuk kedua kalinya. Pertarungan balas dendam akan terjadi.
✨✨✨✨✨✨✨✨✨
Sementara itu Hiyori sudah mendekati ibu kota Bunga, ia sudah bisa melihat pintu masuk bagian timur. Tak jauh dari posisi nya para pembunuh bayaran orochi yang mengincarnya di hadang oleh Onimaru, rubah putih yang bsia berubah wujud menjadi Gyukimaru.
" Kenapa rubah itu melindungi ku? Bukankah dia itu Onimaru! Rubah mistis milik Daimyo Ringgo, Shimotsuki Ushimaru. Aku kira rubah itu hanya akan bersikap baik pada klan shimotsuki saja." Gumam Hiyori.
" Apa-apaan rubah ini? Kenapa kau menghalangi kami?" Tanya seorang samurai berkucir dua.
" Hati-hati! Dia bukan rubah biasa. Dia rubah milik Ushimaru sama. Dia sangat kuat." Timpal seorang ninja gendut.
" Grrrrrr..... Tak akan ku biarkan kalian membunuh wanita yang dilindungi orang itu." Ucap Onimaru dalam hati. "Samurai itu menyimpan aura klan shimotsuki. Dia pasti keturunan shimotsuki yang hilang, samurai yang di ramalkan sebagai titisan Ryuma sang dewa pedang. Samurai yang kutunggu selama hidupku. Grrrrr"
✨✨✨✨✨✨✨
Di Distrik Ebisu.
Luffy dan Kid bekerjasama sama melawan Kaido dalam bentuk Naga nya, di luar perkiraan kerjasama dari dua Supernova yang selalu bertengkar ini sangatlah baik. Bahkan mampu membuat Kaido terdesak.
Kaido bersiap melakukan serangan balik, ia kembali ke tubuh aslinya. Luffy tanpa buang waktu bersiap menyerang.
" Gomu-gomu no! Ryou jet Culvarine!"
Kaido mampu menangkis nya dengan mudah, kini kid berlari dengan kekuatan magnetnya Kid menarik semua benda yang terbuat dari besi dan membentuk sebuah kaki lalu melapisinya dengan Bushosoku haki.
" Hiyyaaaa.... Rasakan ini!"
Kid menyerang tubuh bagian bawah kaido, namun kaido mampu menghindar. Kaido menyerang balik, ia menendang kid hingga terpental ke pemukiman. Luffy masih terbang mengelilingi tubuh Kaido, Luffy mencoba kembali menyerang namun Kaido lebih dulu mendaratkan Bogeman berlapis Bushosoku haki ke tubuh Luffy hingga terjatuh d tanah. Kaido belum selesai, ia kini mencoba menginjak Luffy yang masih belum berdiri.
" Kakak!" Teriak Otama saat melihat kaki Kaido hampir mengenai Luffy.
" Room! Shambles!"
Law tiba2 menukar Tubuh Luffy dengan Sebuah batu.
Kaido terlihat sangat kesal.
Luffy kembali bangkit.
" Oh Torao! Terima kasih yah." Ucap Luffy.
" Iyah." Sahut Law.
Law dan Luffy berjalan mendekati kaido, dari arah lain Hawkins, Apoo, dan Drake pun berjalan beriringan dan mendekati Kaido, lalu Kid pun ikut bergabung. Kaido di kelilingi para Supernova.
" Kalian masih ingin mencoba melawan ku?" Tanya Kaido
" Kami tak akan berhenti sampai kau kalah atau kami mati. Kaido-ya."
" Kalian jangan sampai menghalangi ku mengerti!" Tegas Kid.
" Scratch! Hu... Aku tak akan menghalangimu. Aku hanya ingin menjadi bagian dari sesuatu yang besar seperti ini." Balas Apoo.
" Kaido san. Aku melihat kematian di kartu mu." Ucap Hawkins sambil mengeluarkan pedang jeraminya.
" Era mu sudah berakhir Kaido. Sekarang adalah era kami." Timpal Drake.
" Worororororo.... Era baru era baru yang kalian bicarakan itu tak akan pernah muncul. Karena untuk itu kalian harus melampaui ku dulu. Bocah-bocah lemah." Ungkap kaido.
" Aku memang akan melampaui kalian semua. Para kaisar laut." Tegas Luffy.
Bentrokan Kaido sang kaisar laut mewakili era lama dan para Supernova yang dipercaya sebagai pembawa era baru kembali terjadi di Ebisu.
Hasil dari pertarungan ini akan membawa perubahan besar di dunia baru.......
To be continued.......


0 Comments